MAKANAN PENYEGAR DIET

http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/11/makanan-penyegar-diet.htmlMakanan Penyegar Diet. - Dalam beraktifitas kita selalu membutuhkan asupan makan yang bergizi untuk tubuh kita. Namun terkadang dengan berjalannya waktu yang begitu cepat dan padat dalam kehidupan kita, hampir tak terasa kita memperhatikan kebutuhan gizi tubuh kita sendiri.

Dalam tulisan kali ini penulis akan berbagi sebuah tips makanan yang bermanfaat untuk tubuh kita selepas atau pun pada saat tubuh kita dalam pemulihan setelah rawat inap rumah sakit.

Manfaat makanan untuk tubuh manusia terbagi 3 golongan zat sumber, yaitu :
  •  Zat Tenaga : Karbohidrat
  •  Zat Pembangun : Protei Hewani & Nabati
  •  Zat Pengatur : Sayuran dan Buah-buahan
Manfaat tersebut berguna bagi pendertita atau pun pasien untuk :
  • Mendukung proses penyembuhan pasien
  • Meningkatkan kualitas hidup pasien

Berdasarkan bentuk makanan dapat dibagi beberapa jenis, yaitu :
  1. Biasa / tidak pedas
  2. Lunak
  3. Bubur
  4. Bubur lauk cincang
  5. Bubur Saring
  6. Cair
  7. Sonde Voeding
  8. Makanan cair komersial

Berdasarkan Jenis Diet yang dapat dijalankan adalah :
  1. Diet Cair
  2. Diet Energi Tinggi Protein Tinggi (TKTP)
  3. Diet Rendah Garam
  4. Diet Lambung
  5. Diet Hati
  6. Diet Jantung / Rendah Kolesterol / Rendah Lemak
  7. Diet Diabetes Melitus
  8. Diet Rendah. Purin
  9. Diet Rendah. Protein
  10. Diet Untuk Tahap Pemeriksaan

DIET MAKANAN CAIR 
Indikasi Pemberian : diberikan pada pasien sebelum & sesudah operasi, dan sebagai makanan tahap awal pasca pendarahan sel cerna.
    Makanan Yang Boleh Diberikan Sebagai Penyegar Diet :
    Teh, Sari buah, sirop, air gula, kaldu jernih.


    Catatan:
    1. Pemberian diet diharuskan atas instruksi dokter.
    2. Selama masa perawatan pasien tidak dianjurkan membawa makanan dari luar Rumah Sakit, kecuali seizin dokter & sepengetahuan Ahli gizi yang menangani pasien tersebut.
    3. Untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan gizi pasien atau pun penderita di butuhkan koordinasi yang baik antara dokter, perawat, ahli  gizi, petugas pantry & ajun.
    Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan pola Makanan Penyegar Diet.
      Salam,

      DIET RENDAH PROTEIN

      http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/11/diet-rendah-protein.htmlDiet Rendah Protein bertujuan diet ini untuk;
      -          Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan kerja ginjal
      -          Menurunkan kadar ureum darah
      -          Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit
      -          Memperbaiki & Mempertahankan status gizi yang optimal.



      Makanan yg tidak dianjurkan
      a. Sumber Protein :Kacang – kacangan & hasil olahnya.
      b. Sumber Lemak :Santan kental, lemak hewan, mentega biasa
            c.  Sayuran & Buah yg tinggi kaliu.


      Catatan:

      1. Pemberian diet atas instruksi dokter
      2. Selama masa perawatan pasien tidak dianjurkan membawa makanan dari luar RS, kecuali seizin dokter & sepengetahuan Ahli gizi
      3. Untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan gizi pasien di butuhkan koordinasi yang baik antara dokter, perawat, ahli  gizi, petugas pantry & ajun.

      Salam,



      VITAMIN PELENGKAP DIET GIZI BERIMBANG UNTUK TUBUH

      http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/11/vitamin-pelengkap-diet-gizi-berimbang.html
      Tidak sedikit orang berpikir dengan mengkonsumsi vitamin atau pun suplemen makanan, membuat kesehatan tubuhnya akan terjamin. Mereka yang berpikir demikian kerap hanya mengandalkan hal semestinya menjadi pelengkap dan akan melupakan hal yang utama.

      Vitamin dan mineral merupakan unsur-unsur yang diperlukan tubuh untuk menjalankan metabolisme. Namun, jika konsumsi vitamin dan mineral tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh, maka bisa mengakibatkan gangguan kesehatan.

      Mengkonsumsi produk vitamin secara asal tanpa melihat kebutuhan tubuh yang tepat merupakan tindakan yang kurang bijak.

      Langkah yang paling tepat dalam memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita adalah mencukupi kebutuhan nutrisi dalam tubuh, baik karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, maupun mineral dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

      Untuk tiap-tiap zat gizi, terdapat jumlah asupan yang dianjurkan yang disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, pekerjaan atau tingkat aktivitas dan lain-lain. Secara umum, jumlah yang dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin per hari adalah sebagai berikut :
      • Vitamin A 5.000 International Unit (UI).
      • Vitamin B1 atau Thiamin 1,5 mg.
      • Vitamin B2 atau Riboflavin 1,7 mg.
      • Vitamin B3 atau Niacin 20 mg.
      • Vitamin B5 10 mg.
      • Vitamin B6 10 atau Pyrodoxin 2 mg.
      • Vitamin B 12 atau Cyanocobalamin 6 mg.
      • Vitamin C 60 mg.
      • Vitamin D 400 Internasional Unit (IU).
      • Vitamin E 30 Internasional Unit (IU).

      TIPS DAN CARA MENGKONSUMSI VITAMIN

      Jka kita akan mengkonsumsi vitamin maupun suplemen nutrisi makanan, kita perlu memperhatikan kualitasnya terlebih dahulu. Pastikan adanya sertifikat dari lembaga yang berwenang, misalnya :
      • Sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
      • Food and Drugs Administration jika produk berasal dari Amerika, dan lain.
      Cara mengkonsumsi vitamin diperlukan perlakuan tidak sama satu vitamin dengan vitamin yang lainnya. Misalnya;
      • Vitn D paling baik dikonsumsi ketika makan malam, karena tubuh melakukan penyerapan nutrisi berjalan lebih optimal.
      • Vitamin E paling baik jika disertai dengan makan atau minuman yang berlemak agar bisa diserap oleh tubuh kita secara optimal.
      • Vitamin B (B-kompleks) dan vitamin E sebaiknya dikonsumsi pada pagi hari karena membantu memacu energi.
      Pastikan vitamin yang dikonsumsi tidak saling berinteraksi seperti kalsium dan zat besi; karena hal ini dapat mengganggu proses penyerapannya dalam tubuh kita.

      Perhatikan ketentuan konsumsi tiap vitamin, karena settiap vitamin memiliki karakteristik yang berbeda dan jangan lupa untuk memeriksa panduan kebutuhan vitamin dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.

      Agar tubuh tetap terjaga kesehatannya, sebaiknya lakukan olahraga secara rutin, istirahat yang cukup dan makanlah makanan dengan nutrisi gizi seimbang secara teratur. Niscaya kesehatan tubuh kita akan terjaga kesehatannya selalu.


      Salam,


      DIET MAKAN SEHAT DIABETES MELLITUS

      http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/10/diet-makan-sehat-diabetes-melitus.html
      Budaya makan dalam kehidupan keseharian kita terbentuk dari kebiasaan dan pola makan. Budaya makan dipengaruhi oleh ekonomi, pengetahuan, budaya, pengalaman, dan gaya hidup masyarakat.

      Tentunya hal ini dapat mengakibatkan salah satu penyakit Diabets Mellitus. Bagi penderita penyakit Diabetes Mellitus sangatlah memerlukan pola makan yang sehat bagi si penderitanya. Atau biasa disebut dengan pola makan diet Diabetes Mellitus.

      Untuk membantu para penderita Diabetes Millitus penulis akan mencoba menguraikan 3 (pilar) pengelolaan untuk penderita pnyakit Diabetes Melitus :
      1. Perencanaan makanan.
      2. Olah raga ( aktifitas fisik).
      3. Minum obat dengan teratur.

      Dan ke tiga pilar pengelolaannya harus mengikuti aturan makan sesuai aturan 3 J, yaitu :
      - Jenis : semua jenis bahan makanan boleh dimakan
      - Jumlah : sesuai dengan kebutuhan kalori sehari
      - Jadwal : 3 porsi makan besar dan 2 porsi makan selingan

      • Hal ini bertujuan :
        • Mempertahankan kadar gula darah dan lemak darah normal.
        • Mempertahankan atau mencapai Berat Badan normal.
        • Mencegah komplikasi
        • Meningkatkan derajat kesehatan secara keseluruhan. 

      Makan sehat adalah makanan yang mengandung zat tenaga, karena hal ini dapat menunjang aktifitas. Makan sehat dapat bersumber dari beras, tepung-tepungan, gandum, umbi-umbian (ubi, singkong, talas, sukun, kentang), hasil olahan seperti : mie, bihun, makaroni, spageti, dsb.

      Makanan sehat juga harus memiliki zat pembangun yang berfungsi sebagai pengganti sel-sel, jaringan yang rusak, pertumbuhan, perkembangan dan kecerdasan. Dan ini dapat bersumber dari protein hewani dan nabati.

      Contoh Sumber Protein :
      1. Protein hewani : ayam, daging sapi, daging kambing, ikan telur, susu, hati, udang, kerang, cumi-cumi, dsb
      2. Protein nabati : kacang-kacangan, tahu, tofu, tempe, oncom, susu kedele, dsb
       
      Makanan sehat yang memiliki zat pengatur yang berfungsi memperlancar kerja fungsi organ-organ tubuh, yang bersumber sayur-sayuran dan buah-buahan. Contoh : bayam, brokoli, kailan, pokcay, wortel, sawi, labu siam, daun singkong, kacang panjang, dsb. Dan contoh buah-buahan : jeruk, apel, pepaya, pier, pisang, melon, anggur, dsb


      Budaya Makan Sehat Diabetes Mellitus :

      I. Makanlah berbagai jenis makanan/beraneka ragam.
      Semua jenis makanan dapat dikonsumsi sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.
      II. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi (mencapai dan mempertahankan BB normal)
      Gemuk ? Perlu Penurunan Berat Badan ?
      - Penurunan Berat Badan (2.5 - 7 Kg, perbaikan Gizi Diet)
      - Perbaikan Tekanan Darah.
      - Perbaikan Lemak Darah.

      Kebutuhan Energi :

      Umur, Jenis Kelamin, Berat Badan, Tinggi Badan, Kegiatan Fisik, Keadaan penyakit dan pengobatan

      Komposisi :

      Karbohidrat : 60-70 %

      Protein : 10-15 %

      Lemak : 20-25 %


      III. Makanlah makanan Sumber Karbohidrat, sebagian dari kebutuhan energi.

      A. Karbohidart Kompleks / Tepung-tepungan :

      Proses pencernaan dan penyerapan KH
      Contoh : padi-padian, umbi-umbian,sagu, tepung
      Kompleks lebih lama sehingga tidak sering lapar.


      B.Karbohidrat Sederhana :
      Contoh : gula, madu, syrup, cakes. Jika dikonsumsi s/d 15 % tidak mempengaruhi pengendalian Gizi Diet pada Diet Makan.
      Disarankan tidak lebih dari 5 % := 3 - 4 sdm
      1 sdm gula = 1 buah pisang
      Gula alternatif : tetap diperhitungkan.


      C. Serat = Karbohidrat yang tidak dapat dicerna.
      Contoh : buah, sayur, padi , cereal
      Keuntungan :
      1. Perasaan kenyang dan puas untuk membantu kendalikan nafsu makan dan penurunan Berat Badan (BB)
      2. Rendah Kalori.
      3. Buang Air Besar (BAB) secara teratur
      4. Turunkan kadar lemak darah .
      5. Batasi konsumsi Lemak, minyak dan santan sampai dengan 1/4 kecukupan energi.
      - Jangan berlebihan
      - Budayakan mengkonsumsi Ikan
      - Kurangi makanan digoreng
      - Kurangi makanan sumber Karbohidrat.
      6. Gunakan Garam ber-Iodium
      - Secukupnya
      - ± 1 sendok teh
      - Hati-hati dengan makanan jadi
      7. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya ± 8 gelas perhari.
      - Cegah kekurangan cairan tubuh
      - Menurunkan resiko penyakit batu ginjal
      8. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur, tujuannya :
      - Meningkatkan kebugaran tubuh
      - Cegah kelebihan Berat Badan
      - Meningkatkan fungsi Jantung, paru dan otot
      - Memperlambat proses penuaan
      - Dilakukan secara teratur
      - Merupakan salah satu pilar penatalaksanaan DM
      - Contoh : Naik tangga, jalan pagi.
      9. Hindari minuman beralkohol, yang dapat berakibat :
      - Proses penyerapan zat gizi terhambat.
      - Hilangnya zat gizi yang penting.
      - Kurang gizi.
        - Menyebabkan penyakit gangguan fungsi hati. dan kerusakan saraf otak dan jaringan.
      10. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
      Perhatikan kebersihan, pewarna, penampilan makanan, aroma, rasa, dsb.
      11. Bacalah label pada makanan kemasan (komposisi, tanggal kadaluarsa) 


      Disajikan untuk sebagai panduan para pendertita Diabetes Melitus
      Untuk dapat menikmati hidup sehat dengan pola makan yang diet yang benar.
      Sumber akhli Gizi Ejawantah's Blog


      Salam,


      Like us on Facebook
      Follow us on Twitter
      Recommend us on Google Plus